Sabtu, 09 November 2013

PERBEDAAN BAHASA SUNDA CILACAPAN DAN BAHASA JAWA BANYUMASAN

Hai sobattttttt
Sekedar berbagi saja, kali ini aku akan menceritakan  BAHASA SUNDA CILACAPAN VS BAHASA JAWA BANYUMASAN hayooooo bingung kan kok ada yah sunda cilacapan??????????
Memang aku adalah warga Cilacap, tepatnya Cilacap sebelah barat yaitu kecamatan Cimanggu. Dari aku kecil aku di ajari ibuku bahasa Sunda dan bahasa Indonesia , memang wilayah Cilacap bagian barat itu umumnya menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari dengan keluarga dan masyarakat sekitar. Kini aku sekolah di salah satu SMKn , ternyata teman2ku kebanyakan menggunakan bahasa Jawa ngapak dalam berkomunikasi sesama teman. Aku bingung aku berkata Sunda dan artinya lucu menurut teman berbahasa Jawa. Terkadang ada kata yang sama penulisan tetapi beda makna. Berikut ini kata kata itu :
1. Duduk. Jagong (B. Jawa)
    Duduk. Diuk (B. Sunda)
    Jagong dalam B. Sunda yang aku gunakan adalah Jagung......
2. Cokot 
    Dalam bahasa Sunda yang aku gunakan, Cokot adalah ambil, Dicokot artinya Diambil, Nyokot          artinya  mengambil , Tapi hal ini sangat berbanding terbalik dengan bahasa Jawa temanku. Cokot dalam Bahasa Jawa artinya Gigit, Dicokot artinya Digigit, Nyokot artinya Menggigit. Pernah suatu ketika Aku berkata " Eh, pangnyokotkeun paku di luar" (Tolong ambilkan paku di luar) kepada teman yang memakai Bahasa Jawa, Jawab temanku  "Vid, ya atos nyokot paku mah, kowe si priwe???" ( Vid keras dong gigit paku mah??????) hahahaha
3. Gantar (B. Jawa) Gagantar (B. Sunda) artinya Galah
    Terkadang Bahasa Sunda yang aku gunakan, selalu mengulang suku kata yang pertama.
4. Tiis (B. Sunda) Atis (B. Jawa) (Dingin)
5. Madang (B. Jawa) Madang (B. Sunda) artinya Makan
    Terkadang terdapat kata-kata yang sama dalam B. Jawa dan B. Sunda yang artinya sama
Cukup itu dulu mungkin yah, bahasa Sunda yang aku gunakan ini adalah campuran antara B. Jawa dan B. Sunda. Mungkin karena letak daerahku yang agk dekat dengan Jawa barat. Kata orang2 Jawa Barat sana Sundaku ini termasuk Sunda yang kasar. Separti kata Aing, Sia yang artinya aku, kamu, itu termasuk kasar halusnya Abdi, Maneh . Good Bye